BAKTI SOSIAL HSC BAGI KORBAN ERUPSI MERAPI DALAM KEGIATAN “SCOOTERIST GUNUNGKIDUL PEDULI BENCANA”

I. PENDAHULUAN
Latar belakang diadakannya kegiatan ini antara lain:
1. Bahwa penanganan bencana alam yang terjadi khususnya pada penanganan pengungsi korban letusan gunung Merapi masih belum seperti yang diharapkan, sehingga memerlukan partisipasi semua pihak untuk membantu pengungsi dengan menggali segala kemampuan yang ada;
2. Kian meluasnya dampak letusan gunung Merapi mengakibatkan bertambahnya kebutuhan p

ertolongan bagi para pengungsi;
3. Sehubungan dengan hal tersebut perkumpulan sekuteris Gunungkidul yang tergabung dalam Handayani Scooter Club (HSC) bermaksud mengadakan kegiatan menyalurkan bantuan bagi pengungsi letusan gunung Merapi dari para sekuteris dan dari masyarakat luas (pribadi, perusahaan, instansi pemerintah/swasta dll) untuk kemudian disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

II. TUJUAN
Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini antara lain:
1. Meningkatkan rasa solidaritas dari para sekuteris yang ada di Kabupaten Gunungkidul maupun para dermawan dari masyarakat luas untuk membantu sesama yang sedang terkena musibah letusan gunung Merapi
2. Meringankan beban penderitaan pengungsi letusan gunung Merapi sekecil apapun bentuk bantuan itu;
3. Membantu lembaga yang menangani bencana seperti PMI (Palang Merah Indonesia), BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Tagana (Tanggap Siaga Bencana) dll dengan segenap kemampuan yang kami miliki.

III. BENTUK DAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Sedangkan bentuk ini kegiatan ini antara lain:
1. Penggalangan dana dari sekuteris Gunungkidul baik yang tergabung dalam HSC maupun diluar HSC serta masyarakat luas yang peduli pada penderitaan pengungsi letusan gunung Merapi.
2. Menerima dan menyalurkan bantuan bagi pengungsi letusan gunung Merapi yang berupa barang seperti Sembako/ 9 kebutuhan pokok, pakaian pantas pakai baik untuk anak-anak maupun orang dewasa, kebutuhan bayi seperti susu, pampers, pakaian bayi, selimut dll.
3. Kegiatan penyaluran bantuan ini bekerjasama dengan instansi resmi yang menangani bencana yaitu BNPB atau lembaga lainnya (PMI, Tagana dll) agar penyaluran bantuan tersebut dapat tepat sasaran dan tidak menimbulkan rasa ketidak adilan dari sesama pengungsi.
4. Pelaksanaan penyaluran bantuan telah kami laksanakan pada hari Jumat tanggal 19 Nopember 2010 mengambil lokasi di Posko pengungsian di dusun Tamansari, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari. Penentuan lokasi ini dengan mempertimbangkan masih banyaknya jiwa yang ditampung di posko tersebut (14 jiwa) dan ini merupakan hasil koordinasi dengan anggota PMI dan koordinator posko Bapak Jon Mugianto.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s